Viral Kabar Penculikan Anak di Bengkling, Jatinom, Polisi: Berita Itu Hoax

Tribratanewsklaten – Klaten,  Warga masyarakat Klaten kembali dihebohkan dengan berita bohong tentang penculikan anak. Kali ini, muncul informasi penculikan serupa di Desa Bengking Kecamatan Jatinom.

 

Hal ini membuat panik warga yang membaca informasi tersebut. Akun yang pertama kali mengunggah informasi itu bernama ‘SukadiNew”.

 

Pada Senin (10/2), akun tersebut menggungah postingan di jejaring sosial Facebook yang berisi “Waspada yang punya anak-anak, penculikan baru aja bisa digagal oleh warga di Dk kami ijon Rt 02/03 ” disertai dengan foto seorang anak kecil.

 

Hal ini membuat postingan tersebut mengundang perhatian warga. Bahkan telah dibagikan. Saat ini postingan tersebut telah dihapus. Hanya saja, informasi itu telah  menyebar dan membuat resah warga Klaten. Polres Klaten beserta Polsek Jatinom langsung mendatangi lokasi yang diduga terjadi penculikan anak itu.

 

Polres Klaten kemudian mengumpulkan seluruh saksi serta meminta keterangan dari warga sekitar berdasarkan informasi di medsos yang viral tentang kejadian penculikan anak pada hari itu, Senin (7/2).

 

“Setelah kami mintai keterangan para saksi dan cek langsung di lokasi tidak ada penculikan itu. Keterangan yang disampaikan saksi yang menemukan anak tersebut, dia hanya mengada-ada bahwa ada anak kecil dibawa dengan motor, itu bohong, saksi hanya ingin terkenal dengan banyaknya komen di facebook” ujar Kapolsek Jatinom  AKP Prawito, mewakili Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo di Polres Klaten.

Berdasarkan keterangan saksi, Ia menyampaikan bahwa Ia menemukan anak kecil di  sebuah ladang di Dk. Klangon Ds. Tibayan. Diduga anak tersebut bermain sendiri tanpa pengawasan orang tua dan kemudian menangis karena tidak tahu jalan pulang.

 

“Jalan tersebut tidak dapat dilalui sepeda motor karena merupakan area persawahan, sehingga berita di Facebook yang mengatakan anak kecil dibawa sepeda motor itu adalah bohong” tegas Prawito.

 

“Anak tersebut merupakan anak warga sekitar yang bermain sendiri dan hal tersebut dibenarkan warga disana, anak tersebut hanya bermain tanpa pengawasan orang tua dan selanjutnya ada orang tak bertanggungjawab yang memposting di facebook tentang penculikan tanpa mencari tahu kebenarannya, jadi hal tersebut sama sekali tidak benar,” ucapnya.

 

Sementara secara terpisah Kasubbag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui pemilik akun yang pertama kali memposting berita bohong tersebut, dan sang pemilik akun telah dimintai keterangan oleh jajarannya.

 

“ Sang pemilik akun ini mengenali orang tua anak tersebut, namun disayangkan Ia asal memposting ada penculikan tanpa tahu kebenarannya sama sekali, motifnya sebetulnya ingin agar warga waspada, dan agar banyak mendapat komentar dari netizen, namun tentu saja hal ini tidak benar dan telah menimbulkan keresahan bagi warga masyarakat” tegas Nahrowi.

 

Saat ini Polres Klaten melalui Polsek Jatinom telah mengumpulkan seluruh stake holder serta tokoh-tokoh masyarakat yang berada di Jatinom, mereka juga telah meluruskan berita tersebut serta memberikan himbauan agar warga tidak mudah percaya maupun terprovokasi dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya, terlebih memposting berita bohong karena hal tersebut akan berkonsekuensi hukum bila tidak dapat dipertanggungjawabkan. (er)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*